Miraclous Kindheratedness Didacric

Manusia layaknya sebuah BUKU,

Cover Depan      : Tanggal Lahir
Cover Belakang : Tanggal Kematian

Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yang kita lakukan.

  Ada buku yang Tebal,
  ada buku yang Tipis,
  ada buku yang Menarik dibaca,
  ada buku yang sama sekali tidak menarik.

Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di-edit lagi.

 Tapi hebatnya,
seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru dan tiada cacat.

 Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita. Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita kepadanya sampai saat usia berakhir, yang sudah ditetapkan-Nya.

   Syukuri Hari ini,,,

 Dan jangan lupa, untuk selalu bertanya kepada TUHAN, tentang apa yang harus ditulis tiap harinya. Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai, kita dapati diri ini sebagai pribadi yang berkenan kepadaNya. Dan buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan bagi anak-anak kita dan siapapun setelah kita nanti.

   Selamat menulis di buku kehidupanmu !!

Menulislah dengan tinta cinta dan kasih sayang, serta pena kebijaksanaan. Menulislah dengan peta Al-Qur'an dan Sunnah agar tulisan yang kita tulis terarah dan tidak salah lagi seperti sebelumnya.

Perlu kita ketahui, bahwa Dia tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.

Tapi ketahuilah !
Bahwa Dia selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum di setiap air mata, berkah di setiap cobaan dan jawaban di setiap doa.☺❤



Comments