Bahasa Arab Dulu dan Kini

   Bahasa adalah salah satu media yang digunakan oleh manusia untuk bekerjasama, berkomunikasi dan alat penghubung antar sesama manusia. Dan dia telah menjadi fitur yang menonjol yang membedakan tiap-tiap etnis dan suku umat manusia. Maka tak dapat terelakkan, bahwasanya terdapat korelasi dan keseragaman dalam pembentukan peradaban suatu bangsa dan suku.

   Di antara bahasa di dunia yang mempunyai karakteristik yang berbeda dan istimewa, adalah Bahasa Arab. Ia telah menduduki kedudukan penting juga memainkan peran vital pada realitas dunia hari ini pada sebagian besar bidang kehidupan manusia, digunakan oleh bangsa Arab dan pembicara asing lainnya pada kisaran lebih dari 200 juta manusia, pria atau wanita menelaah bahasa Arab dan mempelajari ilmu-ilmunya dari referensi-referensi Arab, bahasa Arab juga diucapkan oleh Muslim dan Mu'min dalam shalat, doa, dzikir, dan beberapa adegan dalam kegiatan sehari-hari. Dan Bahasa Arab juga menjadi Bahasa Ibu di lebih dari dua puluh dua negara di dunia dan sebagian besar wilayah liga Arab dan negara-negara Muslim yang terbentang dari benua Asia hingga benua Afrika. Dan juga menjadi bahasa terkaya secara mutlak daam hal konstruksi kalimat, kata, dan maknanya.

   Islam pada zaman kuno maupun modern, menjadi istimewa dengan Lughah ad-Dlaad atau bahasa Arab. Bahasa Arab adalah bahasa al-Qur'an sebagai sumber utama dalam Islam, maka terdapat hubungan dan keterkaitan yang sangat erat antara bahasa Arab dan al-Qur'an dalam hal relevansi, dampak dan manfaat yang saling berkaitan antara keduanya, sehingga berdampak pada ketidakmampuan manusia untuk dapat memahami isi al-Qur'an, karena kata dan frasa dalam al-Qur'an mempunyai pembahasan yang sangat panjang dan tidak akan dapat dimengerti hanya dengan membaca buku-buku yang diterjemahkan. Maka, hendaklah kaum muda Muslim untuk mendalami dan menekuni ilmu bahasa Arab untuk memahami teks-teks agama dari al-Qur'an.

   Peran bahasa Arab tidak hanya terpaut sebagai sarana untuk memahami al-Qur'an, tetapi juga sebagai bahasa ilmu dan pengetahuan sejak beratus-ratus tahun yang mencakup disiplin ilmu agama dan pasti dalam bidang kedokteran, filsafat, tata bahasa, sejarah, fiqih, dan bermacam-macam ilmu pengetahuan, dan menjamur pula karya-karya oleh ilmuwan Muslim yang unggul dan kompeten dalam setiap bidang keilmuan masing-masing serta diterjemahkan ke dalam bahasa asing lainnya.

Bahkan, bahasa Arab  telah menjadi materi-materi ajar yang wajib di berbagai yayasan perguruan tinggi di dunia, hingga Universitas Katholik dan Protestan, maka seharusnya bagi pemuda-pemudi Muslim untuk mempelajari bahasa Arab untuk memahami teks -teks ilmiah.

Melihat esensi Islam yang sangat berharga dalam kehidupan sosial manusia yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah berupa nasihat, pesan moral dan tata krama, seperti menghormati orang tua, tamu dan tetangga, menghormati dan menghargai guru, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran, cinta persaudaraan, kerja sama dan gotong royong, bermusyawarah dalam pemecahan masalah, anjuran untuk berkata baik atau diam, dan ajaran-ajaran agama lainnya yang mengandung nilai-nilai dalam kehidupan beragama, agar menjadi sosok yang bermartabat, berbudi luhur dan bermoral sempurna dalam kehidupan sosial.

Bahasa Arab juga menjadi bahasa kesusastraan Arab. Ahli-ahli Linguistik Barat pun memberi perhatian yang sangat besar terhadap kesusastraan Arab, terhadap kekuatan kata-kata dan limpahan makna yang tidak serupa oleh bahasa asing lainnya di dunia, sehingga mereka berbangga dengan bahasa Arab dan mengakui kebesaran sumbangsihnya dalam dunia kesusastraan, bahkan dianggap kehormatannya layaknya mempelajari disiplin ilmu yang berharga.

Sehingga tidak sedikit dari manusia dapat tersihir oleh sastra Arab, bahkan terpatri di dalam lubuk hatinya jiwa dan ruh untuk berjihad, berjuang, dan komitmen untuk menumbuhkan gairah keislaman.
Bahasa Arab pun menjadi bahasa seni khalayak masyarakat Arab, seperti seni tari, kaligrafi, teater dan musik. Dan diantara seni yang paling menonjol keistimewaannya adalah kaligrafi Arab, atau seni menulis Arab dengan kombinasi lafazh-lafazh Arabiyyah dan kreasi artistik yang memperhitungkan norma-norma keindahan dalam berbagai corak. Dengan mengutip ayat-ayat Al-Qur'an, hadits-hadits Nabi, esensi Syi'ir, prosa dan nilai-nilai sastra Arab lainnya. Agar manusia mau berpikir akan kebesaran Allah melalui kehebatan seni dan keindahan.

Atas besarnya peran bahasa Arab di masa lampau maupun modern, ia pun menjadi bahasa internasional di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan berbagai organisasi internasional lainnya sejak puluhan tahun lalu hingga hari ini dan alat komunikasi dunia dalam interaksi antar agama, pendidikan, politik, ekonomi, budaya, wisata dan ilmu kehidupan lainnya,

Maka hendaklah generasi-generasi muda Muslim untuk bersungguh-sungguh dalam menekuni bahasa Arab sebagai pengabdian mereka terhadap Islam dan agar mereka mengetahui identitas mereka sebagai hamba Allah SWT. Sehingga kecintaan mereka dapat tumbuh terhadap nilai-nilai Islam melalui Al-Qur'an dan bahasa Arab.

Comments

Post a Comment